BeritaHP.COM
BeritaHP.COM |
| Jelang Natal & Tahun Baru, Indosat Juga Waspadai Lonjakan Trafik BBM Posted: 20 May 2011 02:07 AM PDT Tak seperti tahun-tahun sebelumnya, Indosat menjelang Natal dan Tahun Baru kali ini tak hanya mewaspadai peningkatan trafik panggilan suara (voice call) dan pesan pendek (SMS), namun juga lonjakan trafik BlackBerry Messenger (BBM). Menurut Chief Marketing Officer, Guntur Siboro, Indosat setiap tahunnya selalu meningkatkan kapasitas secara khusus untuk momen hari besar seperti Ramadhan, Lebaran, Natal, dan Tahun Baru. “Kalau persiapan network untuk Natal dan Tahun baru, ya seperti biasa, tidak akan lebih besar dibanding Ramadhan dan Lebaran,” ujarnya kepada detikINET usai peluncuran BES on Demand, di Budha Bar, Jakarta, Senin (21/12/2009). Guntur pun memproyeksi, lonjakan trafik untuk voice call dan SMS juga tak akan terlalu tinggi. “Malah yang harus kami antisipasi adalah BBM broadcast untuk ucapan Natal dan Tahun Baru, karena BBM akan sedikit lambat.” Indosat saat ini memiliki jumlah pelanggan seluler sekitar 27 juta, dimana 250 ribu di antaranya diklaim telah menggunakannya untuk berlangganan layanan BlackBerry. Namun Indosat tak hanya sendiri. Sejauh ini ada empat operator seluler lainnya yang juga menyelenggarakan layanan BlackBerry, yakni XL, Telkomsel, Axis, dan Smart Telecom. Sehingga, total keseluruhan pengguna layanan milik Research in Motion (RIM) dari Kanada itu di Indonesia telah lebih dari 700 ribu pelanggan. Sedangkan BlackBerry sendiri, selain untuk berkirim email dan jejaring [...] |
| Sinyal CDMA Indonesia Ganggu GSM Singapura dan Malaysia Posted: 19 May 2011 02:07 PM PDT Indonesia ditegur Singapura dan Malaysia. Penyebabnya, sinyal telepon nirkabel berbasis teknologi CDMA milik operator dari Indonesia telah mengganggu layanan seluler berbasis GSM di kedua negara tetangga kita itu. “Ada sedikit komplain dari negara tetangga karena di perbatasan ada interferensi,” tutur Heru Sutadi, anggota komite Badan Regulasi Telekomunikasi Indonesia (BRTI), Senin (21/12/2009). Interferensi sinyal antara layanan CDMA Indonesia dan layanan GSM kedua negara itu bisa terjadi karena frekuensinya ternyata sama-sama berdekatan di rentang pita 800 MHz. “Antara CDMA 850 MHz dengan GSM mereka kan berdekatan. Tapi, GSM-nya ketiban CDMA, sehingga kualitas GSM mereka jelek,” jelas Heru. Adapun sinyal dari operator CDMA Indonesia yang dinilai telah mengganggu layanan GSM kedua negara itu adalah Indosat (StarOne) dan Mobile-8 Telecom (Fren dan Hepi). Keduanya menggunakan frekuensi CDMA 850 MHz Band-B. Heru tak mau menyebutkan operator seluler GSM mana di kedua negara itu yang layanan selulernya terganggu. “Urusannya bukan operator to operator tapi G to G (government to government).” Pun, ia mengakui, bukan kali ini saja Indonesia dikirimi surat keluhan. “??Sudah lama, tapi belum ada penyelesaian karena kita tetap pakai 850 MHz untuk CDMA.” “Yang mungkin dilakukan adalah shifting kanal, pengurangan power output BTS (base transceiver station),” jelas Heru coba mencari solusi. Sementara dari sisi [...] |
| You are subscribed to email updates from BeritaHP.Com To stop receiving these emails, you may unsubscribe now. | Email delivery powered by Google |
| Google Inc., 20 West Kinzie, Chicago IL USA 60610 | |

19.29
RullyEvan
,



0 Response to "BeritaHP.COM"
Posting Komentar